“My blog is a collection of answers people don’t want to hear to questions they didn’t ask.” -Sebastyne Young

Thursday, October 12, 2017

AUDIT SISTEM INFORMASI

Thursday, October 12, 2017 Posted by Unknown No comments

 Audit adalah sebuah proses sistematis untuk secara objektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai pernyataan perihal tindakan dan transaksi bernilai ekonomi, untuk memastikan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan criteria yang telah ditetapkan, serta mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada para pemakai yang berkepentingan.

Para auditor biasanya mengaudit di luar computer (audit around the computer) dan tidak menghiraukan computer dengan program-programnya. Mereka hanya mempelajari catatan dan output dari system tersebut, dan berpikir jika output telah dengan benar dihasilkan dari input system, maka pemrosesan pastilah andal.
Pendekatan yang lebih baru, yaitu audit melalui computer (audit through the computer), menggunakan computer untuk memeriksa kecukupan pengendalian system, data dan output.

Lima standar lingkup audit Institute of internal auditor memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal
1.   Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan
2.   menetapkan apakah system telah didesaian untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hokum dan peraturan yang berlaku
3.   Melakukan tinjauan mengenai bagaimana asset dijaga, dan memverifikasi keberadaan aset tersebut
4.   Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan
5.   Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka


Tiga jenis kegiatan audit internal
1.   Audit keuangan memeriksa keandalan dan integritas catatan-catatan akuntansi (baik informasi keuangan dan operasional) dan menghubungkannya dengan standar pertama dari kelima standar lingkup audit internal
2.   Audit sistem informasi melakukan tinjauan atas pengendalian SIA untuk menilai kesesuaiannya dengan kebijakan dan prosedur pengendalian serta efektivitas dalam menjaga aset perusahaan. Lingkupnya berhubungan dengan standar kedua dan ketiga dari IIA
3.   Audit operasional atau manajemen berkaitan dengan penggunaan secara ekonomis dan efisien sumber daya, serta pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Lingkupnya berhubungan dengan standar keempat dan kelima

Tinjauan menyeluruh proses audit
1.   Merencanakan audit  :
a.    Tetapkan lingkup dan tujuan
b.   organisir tim audit
c.    Kembangkan pengetahuan mengenai operasional bisnis
d.   Tinjauan hasil audit sebelumnya
e.    Identifikasi faktor2 risiko
f.     Siapkan program audit
2.   Mengumpulkan bukti audit
a.    Pengamatan atas kegiatan2 operasional
b.   Tinjauan dokumentasi
c.    Berdiskusi dengan para pegawai
d.   Kuesioner
e.    Pemeriksaan fisik aset
f.     Konfirmasi melalui pihak ketiga
g.    Melakukan ulang prosedur
h.    Pembuktian dengan dokumen sumber
i.      Review analitis
j.     Pengambilan sampel audit
3.   Mengevaluasi bukti audit
a.    nilai kualitas pengendalian internal
b.   nilai keandalan informasi
c.    nilai kinerja operasional
d.   pertimbangkan kebutuhan atas bukti tambahan
e.    pertimbangkan faktor2 risiko
f.     pertimbangkan faktor materialitas
g.    dokumentasikan penemuan2 audit
4.   Mengkomunikasikan hasil audit
a.    memformulasikan kesimpulan audit
b.   membuat rekomendai bagi pihak manajemen
c.    mempersiapkan laporan audit
d.   menyajikan hasil2 audit ke pihak manajemen

 3 Jenis risiko dalam melakukan audit, yaitu :
1.   Risiko inheren adalah toleransi atas risiko yang material dengan mempertimbangkan ketidakberadaan pengendalian
2.   Risiko pengendalian adalah risiko yang timbul dari kesalahan penyajian yang material dan berdampak hingga ke struktur pengendalian internal serta ke laporan keuangan
3.   Risiko pendeteksian adalah risiko yang timbul akibat tidak dapat terdeteksinya sebuah kesalahan atau kesalahan penyajian oleh auditor dan prosedur audit yang dibuatnya

Materialitas, yaitu mengenai apa yang penting dan tidak penting berdasarkan suatu situasi, secara umum lebih penting untuk audit eksternal, yang penekanan umumnya adalah kejujuran penyajian laporan keuangan, bukan untuk audit internal, yang berfokus untuk menetapkan tingkat kesesuaian dengan kebijakan manajemen

Tujuan yang harus dipenuhi seorang auditor ketika melaksanakan audit system informasi
1. Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan komputer, program, komunikasi, dan data dari akses yang tidak sah, modifikasi, atau penghancuran
2.     Pengembangan dan perolehan program dilaksanakan sesuai dengn otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen
3.     Modifikasi program dilaksanakan dengan otorisasi dan persetujuan pihak manajemen
4.     Pemrosesan transaksi, file, laporan, dan catatan komputer lainnya telah akurat dan lengkap
5.     Data sumber yang tidak akurat atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan
6.     File data komputer telah akurat, lengkap, dan dijaga kerahasiaanya

SOFTWARE KOMPUTER

Program komputer yang dibuat secara khusus untuk auditor adalah computer audit software (CAS) atau generalized audit software (GAS)

Friday, May 5, 2017

Corel Ventura dan Ovation Studio Pro

Friday, May 05, 2017 Posted by Unknown No comments
Pengantar Animasi dan Pengolahan Citra
Corel Ventura dan Ovation Studio Pro
3KA17


Kelompok 1:
Faisal Ramadhan Budiono          13114819
Galih Aditya Dwi Cahya            14114432
Hatta Nurhadi Hasibuan             14114854
Indra Wahyudi Effendi               15114310
Riri Dwi Putri                            19114469

Universitas Gunadarma
ATA 2016/2017

Corel Ventura
            Corel Ventura merupakan software berbasis desktop untuk pengolah tata letak atau layout untuk keperluan media cetak seperti pembuatan halaman brosur, majalah ataupun buku. Corel Ventura pertama dibuat dengan nama Ventura Publisher oleh Ventura Software dan diterbitkan oleh perusahaan Xerox pada tahun 1986 yang hanya dapat dipakai pada sistem operasi DOS ataupun GEM. Pada tahun 1990 Ventura Software menjual hak cipta sepenuhnya kepada perusahaan Xerox yang pada akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh perusahaan Corel. Pembaruan terakhir dari Corel Ventura adalah Corel Ventura 10 pada tahun 2002 yang sudah sekarang sudah tidak diperjual belikan lagi karena sudah terlalu ketinggalan jaman.


Tampilan Ventura Software yang Berjalan pada Sistem Operasi DOS



Tampilan Corel Ventura yang Berjalan pada Sistem Operasi Windows 2000


Spesifikasi dari aplikasi Corel Ventura:
-      Minimal RAM Size 128 MB
-      Minmal Hard Drive Space 240 MB
-      Sistem Operasi yang dibutuhkan Microsoft Windows 2000, atau yang terbaru
-      SVGA monitor, mouse atau alat yang memadai
-      Minimal Kecepatan Prosesor 233 MHz
-      Minimal Tipe Prosesor Intel Pentium


Ovation Studio Pro
            Ovation Studio Pro merupakan software untuk membuat aplikasi multimedia seperti screensaver, game, buku cerita interaktif, video, aplikasi Computer-Based Training (CBT) dan masih banyak lagi. Ovation Studio Pro menggunakan konsep What-You-See-Is-What-You-Get (WYSIWYG) yang berarti apa yang kita lihat pada tampilan editornya adalah hasil akhir yang akan kita dapat. Ovation Studio Pro menggunakan bahasa pemograman JIVE untuk membuat aplikasinya, bisa juga menggunakan tools GUI-nya (Graphical User Interface) bila hanya ingin memanfaatkan software ini untuk keperluan multimedia cetak. Sama seperti Corel Ventura, Ovation Studio Pro juga sudah tidak diteruskan lagi pembaruannya (pembaruan terakhir tahun 2005) ketinggalan jaman.



Tampilan Ovation Studio Pro pada Sistem Operasi Windows XP
Referensi:
-         http://designertoday.com/Reviews/Review.Archive/415/Ovation.Studio.Pro.aspx
-         http://www.allworldsoft.com/software/3-666-ovation-studio-pro.htm
-         http://designertoday.com/Reviews/Review.Archive/415/Ovation.Studio.Pro.aspx
-         https://en.wikipedia.org/wiki/Corel_Ventura
-       http://designertoday.com/images/reviews2000/Jan/OvationStudioPro/images/ov01.gif
-       https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/0/01/Screen_shot_of_an_edit_session_in_Xerox_Ventura_Publisher%2C_ca._1990.jpg
-       https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/0/05/CorelVentura10.jpg



Thursday, March 23, 2017

12 prinsip pada animasi Caminandes

Thursday, March 23, 2017 Posted by Unknown No comments


1. ANTICIPATION

Anticipation adalah persiapan sebelum aksi, yang diikuti oleh sebuah aksi kemudian penyelesaian aksi tersebut. Hal ini dapat membangkitkan ketegangan atau kelucuan pada suatu aksi tertentu atau lebih mudahnya anticipation itu sebuah gerakan yang berupa sebuah gerak persiapan sebelum pergerakan dilakukan atau istilahnya ancangancang, seperti tokoh yang bangkit dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri atau pada gerakan memukul, sebelum tangan maju harus ada gerakan mundur dulu atau sejenisnya. Dalam hal ini tokoh kartun dibuat agar tampak realistis bahwa sebelum bergerak sang tokoh harus bersiapsiap terlebih dahulu. Kartun-kartun klasik seperti popeye the sailor sering kali melakukan hal ini sebelum sang tokoh berlari.Gerakan antisipasi bertujuan agar penonton memahami apa yang akan terjadi berikutnya, jadi tidak langsung membuat orang tersebut misalnya tercebur ke kolam renang atau jatuh terpeleset atau meninju orang tanpa penonton tau apa penyebabnya. ini yang kadang dilupakan oleh orang-orang jadi seakan-akan penonton telah memahami jalan pikiran sang animator, sehingga film yang dilakukan tanpa adanya anticipation terdapat banyak keganjilan dan keanehan karena sang animator tidak begitu memahami akan prinsip ini.

Pada animasi Caminandes ini terlihat pada menit ke 0:35 dimana sang kambing bangkit dari duduknya untuk berlari menyelamatkan sang pinguin.

2. SQUASH AND STRETCH

merupakan salah satu prinsip yang paling penting, karena upaya penambahan efek lentur pada objek atau karakter sehingga dapat membuat animasi menjadi lebih hidup. Dalam animasi ini dapat dilihat pada menit ke 0:07 dimana sang kambing terlihat kesusahan dalam berdiri karena licin.

3.  STAGING

Staging adalah gerak keseluruhan dalam sebuah adegan harus tampak jelas dan detail untuk mendukung suasana atau “mood” yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Dalam hal ini sebuah kartun akan digambarkan menjadi sebuah shot yang mencakup angel, framing, dan scane leght. Pada animasi diatas dapat dilihat di menit ke 1:45 dimana sang kambing terlihat sedih karena ditinggal oleh pinguin.

4. STRAIGH AHEAD AND POSE TO POSE

Straight ahead and pose to pose adalah gerak berdasarkan urutan dalam timing yang bersifat kesinambungan. Straight ahead action adalah membuat animasi dengan animator menggambarkan satu persatu gambar, frame by frame, dari awal sampai selesai seorang diri. Pose to Pose adalah pembuatan animasi dengan seorang animator menggambarkan hanya keyframe-keyframenya saja selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambarkan oleh asistennya atau oleh animator lainnya. Dalam animasi diatas dapat dilihat di menit ke 0:40 - 0:45 dimana sang kambing mengawali aksinya denga berlari dan berakhir dengan melonmpat dan terduduk.

5. FOLLOW THROUGH DAN OVERLAPPING ACTION

Follow through and overlapping action adalah pada saat tubuh dari karakter berhenti dari suatu arah gerakan tertentu secara tiba-tiba misalnya, maka semua bagian/elemen padah tubuh karakter tersebut tidak serta-merta berhenti, tapi akan melanjutkan arah gerak semula. Misalnya bagian tangan, rambut yang panjang, belali gajah, pakaian, atau ekor yang panjang. Hal inilah yang dinamakan follow through. Overlapping action adalah gerakan karakter yang berubah arah pada saat bagian/elemen karakter akan melanjutkan gerakan awal karakter, sehingga terjadi tabrakan gerakan.Karakter tersebut bergerak ke arah  baru, yang akan diikuti oleh bagian/elemen karakter yang lain berapa frame berikutnya. pada animasi diatas dapat dilihat pada menit ke 1:55 dimana kambing menoleh kebelakang.

6. SLOW IN DAN SLOW OUT

Slow in and slow out adalah adalah gerak diperlambat atau gerak dipercepat. dapat dilihat pada menit ke 0:42 dimana sang kambing mempercepat larinya. dan pada menit ke 1:52 dimana sang kambing memperlambat jalannya.

7. ARCHS

Archs adalah gerakan yang sifatnya alami, missal gerakan sendi tangan yang terbatas. Gerakan di sini disesuaikan dengan keadaan asli dari suatu tokoh kartun yang diadaptasi dari keadaan nyata. Contohnya pada menit ke 1:55 dimana sang kambing berjalan.

8. SECONDARY ACTION

Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik. Secondary action tidak dimaksudkan untuk menjadi ‘pusat perhatian’ sehingga mengaburkan atau mengalihkan perhatian dari gerakan utama. Kemunculannya lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama. Terlihat pad amenit ke 1:22 dimana sng kambing mendayung di udara.

9.  TIMING

Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, dengan menggerakan animasi dengan waktu yang sesuai dan tepat tetapi perhitungan waktu itu memerlukan perhitungan yang cukup matang agar pergerakan tidak terlalu terlambat dan tidak terlalu cepat. Dapat dilihat pada keseluruhan animasi dimana penerapan timing sangat baik sehingga gerakan terlihat sangat relistis.

10. EXAGGERATION

Exaggeration adalah gerakan pengembangan dari gerakan normal dan bersifat dilebihlebihkan atau upaya untuk mendukung suatu animasi dalam bentuk rekayasa gambar, musik atau latar belakang yang bersifat hiperbolis. terlihat pada menit ke 1:20 dimana sang kambing dan pinguin terlempar ke udara.

11.  SOLID DRAWING

Solid drawing adalah gerakan animasi dengan memandang animasi sekalipun 2d memiliki unsur tiga dimensi dalam hal ini perlu diperhatikan sekali seperti pencahayaan untuk membentuk suatu gradasi gelap terang suatu tokoh agar tidak terlihat kaku dan tampak 3d. dapat dilihat pada keseluruhan animasi dimana penempatan gradasi sangat baik sehingga terlihat real.

12. APPEAL

appeal adalah prinsip bahwa suatu karakter memiliki nilai personality tersendiri, dan suatu karakter periang tentu akan memiliki mata dan pergerakan yang berbeda dengtokoh yang pemurung atau pemalu. dapat dilihat dari animasi di atas sang kambing adalah tokoh yang periang.










REFERENSI :

http://animationforus.weebly.com/pengertian-12-prinsip-animasi.html

Wednesday, January 11, 2017

(REVIEW KURSUS) SQL SERVER FOR INTERMEDIATE

Wednesday, January 11, 2017 Posted by Unknown 1 comment
SQL SERVER adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Istilah client, server, dan client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak.

Kursus SQL Server for Intermediate terdiri dari 8 pertemuan dengan materi :
  1. Complex query
  2. Managing securiy
  3. Index dan optimasi query
  4. View
  5. SQL extention dan store procedure
  6. Backup dan Recovery
  7. Data Transfer
  8. Automating system administration Tasks.
Berikut penjelasannya :

  1. Complex query
Complex query adalah query parameter yang menggunakan lebih dari satu nilai paramater pada dua atau lebih kriteria.
 
  •  Join Operator 
Sebuah klausa join pada Microsoft SQL Server 2008 merupakan gabungan dari dua atau lebih tabel dalam database relasional menjadi satu hasil dalam sebuah atau beberapa record. Hasil tersebut dapat menciptakan suatu set yang dapat disimpan sebagai tabel atau hanya digunakan sebagai informasi yang ditampilkan seperti itu. 

Terdapat lima jenis Join :

  1. Using Equijoin
  2. Using Cartesian Product
  3. Using Natural Join
  4. Using Thetajoin
  5. Using Outer Join 
      2. Managing security


Materi yang dibahas adalah masalah keamanan yang terdapat pada SQL Server dari sisi sistem administrator. Setelah itu, terdapat pula fitur SQL Server Enterprise Manager yang dapat mengatur user yang boleh mengakses sistem dan database SQL Server . Diantaranya:
  1. Mengaktifkan Security Mode
  2. Mengatur login pada sql server
  3. Database security permissions
  4. Managing permissions
     3. Index dan Optimazing query

SQL Server menggunakan Index untuk pengaksesan data dengan cepat. 
Materi yang disampaikan:
  1. Index dan Transact SQL 
  2. Mengubah informasi Index
  3. Mengetahui Petunjuk penggunaan index 
  4. Mengetahui transact SQL dan hubungannya dengan optimasi query
     4. View
View adalah tabel logika berdasarkan pada sebuah tabel atau dari view lainnya. 
Materi yang disampaikan :
  1. View pada Database 
  2. Membuat View 
  3. Mecari data melalui View 
  4. Merubah Struktur View 
  5. Melakukan Insert, Update, dan Delete data melalui View 
  6. Menghapus View
      5. SQL Extention dan Store Procedure

SQL Extention dapat digunakan untuk membuat script yang baik dan stored procedure (script yang ditempatkan didalam server dan bisa digunakan kembali). Stored Procedure adalah sebuah kelompok kode SQL yang di simpan di katalog database dan dapat di panggil kemudian oleh program, trigger atau bahkan stored procedure.Sebuah Stored Procedure yang memanggil diri nya sendiri di sebut rekursif stored procedure. Mysql sendiri mendukung penggunaan Stored Procedure sejak MySQL versi 5.x ke atas. 


Keuntungan penggunaan Stored Procedure

Meningkatkan performance aplikasi. 
Sebuah Stored Procedure di simpan dan di compile di katalog database yang mana dapat di eksekusi lebih cepat di bandingkan SQL yang tidak di compile dari kode aplikasi.
Mengurangi traffic antara aplikasi dan database server. 
Aplikasi hanya mengirim nama stored procedure untuk mengeksekusi SQL.
Dapat di gunakan kembali dan transparent ke aplikasi yang ingin menggunakan nya.
Aman. Penggunaan Stored Procedure dapat di akses hak nya oleh aplikasi oleh Database Administrator.

Kerugian penggunaan Stored Procedure

Dapat mengakibatkan Database server membutuhkan memory dan prosessor lebih tinggi.
Stored procedure hanya berisi SQL deklaratif, sehingga sangat sulit untuk menulis sebuah procedure dengan kompleksitas logika, seperti bahasa pemrograman yang di gunakan untuk memprogram aplikasi.
Stored procedure tidak dapat di debug di hampir RDBMS, termasuk MySQL.
Membutuhkan keahlian khusus untuk menulis dan me maintain stored procedure yang tidak setiap developer memiliki, sehingga dapat membuat ribet.


     6. Backup dan Recovery
Bab ini mencakup dua tugas yang paling penting tentang system administrasi, yaitu backup dan recovery. Backup mengacu pada proses pembuatan salinan database atau log transaksi untuk memisahkan media yang digunakan untuk pemulihan. Recovery adalah proses menggunakan cadangan media untuk mengganti data uncommitted,tidak konsisten atau hilang.

     7. Data Transfer

Materi yang dibahas sebagai berikut :
1. Data Transfer pada Database
2. Tugas Data Transfer
3. DTS( Data Transformation Service)
4. DTC Utility 
5. BCP
   8. Automating System Administration Tasks 

Materi yang dibahas sebagai berikut :

1. otomasi terhadap pekerjaan administratif
2. SQL Server Agent 
3. Menjalankan dan mengkonfigurasi SQL Server Agent.


Referensi :
Modul Kursus SQL Server for Intermidiate UNIVERSITAS GUNADARMA